![]() |
| gambar : www.amazon.com |
Lingkungan pembelajaran pada anak usia dini merupakan fondasi krusial bagi pembelajaran sepanjang hayat, kesehatan, dan kesejahteraan individu. Berdasarkan pendekatan Reggio Emilia, lingkungan dipandang sebagai "guru ketiga" yang memiliki peran setara dengan pendidik dan anak-anak dalam proses instruksional. Lingkungan yang berkualitas tinggi tidak hanya mencakup tata letak fisik, tetapi juga aspek psikososial yang merangsang indra dan memfasilitasi jalur pembelajaran jamak. Melalui penerapan delapan prinsip utama—seperti estetika, kolaborasi, transparansi, dan fleksibilitas—ruang kelas dirancang untuk merefleksikan nilai filosofis pendidik dan menghargai anak sebagai subjek yang kompeten serta memiliki potensi kreatif yang tinggi.

