Seri AI #9: Hermes Itu Apa?

Nama kedua yang paling sering disebut berdampingan dengan OpenClaw adalah Hermes. Agar tidak tertukar, perlu ditegaskan sejak awal: yang dimaksud dalam tulisan ini adalah Hermes Agent, sebuah program agent AI terbuka (open source, berlisensi MIT) yang dibuat oleh Nous Research dan dirilis pada 25 Februari 2026. Nous Research juga dikenal sebagai laboratorium di balik keluarga model bahasa bernama Hermes, tetapi Hermes Agent bukanlah model — ia adalah wadah agent-nya, terpisah dari keluarga model tersebut. Julukan yang dipakainya menggambarkan ambisinya dengan tepat: "agent yang bertumbuh bersama penggunanya".

Secara kedudukan, Hermes Agent sekelas dengan OpenClaw pada tulisan sebelumnya. Ia adalah harness sekaligus wadah agent yang dijalankan di infrastruktur milik sendiri — bisa di server kecil (VPS) yang murah, komputer sendiri, atau lingkungan lain — dan menyala terus sebagai asisten jangka panjang. Ia tidak terikat pada satu model: penggunanya bebas memilih LLM dari berbagai penyedia, termasuk lewat Nous Portal dan OpenRouter, dari OpenAI atau Anthropic, sampai model lokal di komputer sendiri; mengganti model cukup dilakukan lewat pengaturan. Kita berinteraksi dengannya lewat terminal, aplikasi desktop, atau aplikasi pesan seperti Telegram, WhatsApp, Slack, Discord, Signal, dan email, dengan satu ingatan yang sama melintasi semua saluran itu.

Yang membuat Hermes Agent istimewa — dan menjadi alasan utama ia banyak dibandingkan dengan OpenClaw — adalah learning loop atau lingkaran belajarnya. Setiap kali Hermes menyelesaikan tugas yang rumit, ia mengekstrak pelajaran dari pengalaman itu dan menuliskannya menjadi sebuah skill baru: catatan cara kerja yang tersimpan rapi dan bisa dipakai ulang. Ketika skill itu dipakai lagi, ia terus diperbaiki berdasarkan pemakaian nyata. Analogi sekolahnya pas sekali: ini seperti siswa tekun yang setelah berhasil mengerjakan soal sulit, menuliskan cara penyelesaiannya ke buku catatan metodenya sendiri — sehingga soal serupa berikutnya dikerjakan lebih cepat dan lebih baik. Agent-nya secara harfiah menjadi makin pandai mengerjakan pekerjaan kita, bukan sekadar pandai secara umum.

Lingkaran belajar itu ditopang oleh ingatan yang kuat. Hermes menyimpan ingatan pilihan tentang proyek, fakta penting, dan kebiasaan penggunanya, dan ia bisa menelusuri kembali percakapan-percakapan lamanya untuk menemukan konteks yang relevan — membangun gambaran yang makin dalam tentang orang yang dilayaninya dari sesi ke sesi. Ia juga mendukung penjadwalan dengan bahasa sehari-hari untuk laporan atau pekerjaan rutin yang berjalan tanpa harus ditunggui, pembagian kerja kepada sub-agent yang berjalan terpisah untuk pekerjaan paralel, serta dukungan MCP seperti yang kita bahas pada tulisan keempat. Ia bahkan menyediakan jalur migrasi resmi bagi pengguna OpenClaw yang ingin memindahkan ingatan dan skills mereka ke Hermes.

Biayanya mengikuti pola yang sama seperti OpenClaw: programnya gratis, yang berbayar adalah model yang kita sambungkan — atau nol rupiah bila memakai model lokal, dengan catatan kemampuan model lokal umumnya lebih terbatas. Adapun hubungan Hermes dengan OpenClaw sebaiknya dipahami bukan sebagai musuh bebuyutan: keduanya mengejar cita-cita yang sama, yaitu asisten pribadi terbuka yang berjalan di perangkat sendiri. Titik beda utamanya ada pada penekanan: OpenClaw menonjol lewat gerbang dan ekosistem skills komunitasnya yang lebih dulu ramai, sedangkan Hermes menonjol lewat lingkaran belajarnya yang membuat agent memperbaiki dirinya dari pengalaman. Perbandingan lengkapnya akan kita bedah khusus pada tulisan penutup.

Satu catatan kehati-hatian khusus untuk Hermes: kemampuan menulis dan mengubah skill-nya sendiri memang hebat, tetapi skill yang berubah sendiri lebih sulit diperiksa daripada skill yang tetap. Pengguna yang bijak akan menyalakan gerbang persetujuan agar perubahan skill ditinjau manusia dulu, dan sesekali membaca apa saja yang sudah ditulis agent ke dalam ingatannya. Dengan sembilan tulisan ini, semua bahan untuk memilih sudah lengkap di tangan kita. Pada tulisan terakhir seri ini, kita akan merangkum semuanya dalam satu peta besar dan satu perbandingan yang jujur: OpenClaw, Hermes, dan beberapa nama lain — mana yang cocok untuk siapa.

No comments:

Post a Comment